Guru MTsN Karimun Diminta Tak Sekadar Mengajar, Kemenag Karimun Tekankan Etos Kerja Berdampak

Narasumber Dr. Rica Irma D menyampaikan materi dalam Seminar Peningkatan Motivasi dan Etos Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan di Aula MTsN Karimun

Guru MTsN Karimun Diminta Tak Sekadar Mengajar, Kemenag Karimun Tekankan Etos Kerja Berdampak

Rica Irma Dhiyanti - Coach • Trainer • Konselor • Mediator Berita 04 October 2026

KARIMUN – Guru dan tenaga kependidikan madrasah di Kabupaten Karimun didorong meningkatkan kualitas kerja. Mereka juga diminta mampu mengikuti perubahan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Pesan itu disampaikan dalam Seminar Peningkatan Motivasi dan Etos Kerja Guru dan Tata Usaha Madrasah di Aula MTs Negeri Karimun, Rabu (30/9/2026). 

Seminar menghadirkan praktisi pendidikan, Dr. Rica Irma D. Seminar mengangkat tema “Bukan Sekadar Bekerja Keras, tetapi Bekerja Sadar, Tepat, Adaptif, dan Berdampak”. 

Kegiatan itu diikuti guru dan tenaga kependidikan madrasah di Kabupaten Karimun. Dr. Rica Irma D., mengatakan guru harus terus berkembang mengikuti perubahan zaman. 

Menurutnya, bekerja keras saja tidak lagi cukup. Guru juga harus mampu beradaptasi. Guru harus bekerja tepat sasaran. Hasil kerjanya harus memberi dampak bagi peserta didik.

“Bekerja keras tetap penting. Namun, pekerjaan juga harus tepat sasaran, mampu beradaptasi dan benar-benar memberi dampak,” ujarnya.

Menurutnya, tugas guru tidak hanya menyampaikan materi pelajaran. Guru juga harus memahami karakter peserta didik.

Guru dituntut memilih strategi pembelajaran yang tepat. Kompetensi juga harus terus ditingkatkan agar pembelajaran lebih efektif.

“Tantangan guru saat ini bukan hanya mengajar. Guru juga harus memastikan peserta didik memahami pelajaran dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Dalam seminar itu, Dr. Rica juga mengenalkan konsep deep learning. Menurutnya, pembelajaran harus mendorong peserta didik berpikir kritis.

Siswa juga harus memahami materi yang dipelajari. Pengetahuan itu kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Materi seminar turut dikaitkan dengan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kurikulum tersebut tidak hanya menekankan kemampuan akademik.

Guru juga diharapkan membentuk karakter, akhlak dan kepedulian sosial peserta didik. Nilai-nilai itu dinilai menjadi bagian penting dalam pendidikan madrasah.

“Di madrasah, kita bukan hanya menyelesaikan pekerjaan. Kita ikut membentuk manusia dan masa depan,” ucapnya.

Kepala MTs Negeri Karimun berharap seminar tersebut membawa perubahan positif bagi guru dan tenaga kependidikan. Ia meminta seluruh peserta menerapkan materi yang diperoleh dalam tugas sehari-hari.

“Saya menghimbau para peserta memanfaatkan momentum ini sebaik mungkin agar budaya kerja madrasah semakin meningkat,” ujarnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karimun juga berharap semangat kerja guru semakin meningkat setelah mengikuti seminar tersebut.

“Saya berharap setelah seminar ini bapak dan ibu semakin bersemangat melakukan perubahan sehingga kualitas siswa dan madrasah ikut meningkat,” katanya.

Seminar berlangsung interaktif. Peserta mengikuti penyampaian materi, diskusi dan sesi refleksi.

Guru Bahasa Inggris MTs Negeri Karimun, Norianti, mengaku materi yang disampaikan mudah dipahami. Menurutnya, pembahasan seminar sesuai dengan tantangan yang dihadapi guru di lapangan.

“Materi yang disampaikan membuat kami memahami kekuatan dan kelemahan dalam menghadapi tantangan di dunia kerja,” ujarnya.

  • Berita
Next article: Tak Cukup Modal Rajin Saja, Guru Madrasah Tsanawiyah Dituntut Adaptif di Era Kecerdasan Buatan AI Next

Related Articles

Narasumber berfoto bersama peserta seminar usai kegiatan peningkatan motivasi dan etos kerja guru serta tenaga tata usaha madrasah di MTsN Karimun, Rabu (30/9/2026)

Tak Cukup Modal Rajin Saja, Guru Madrasah Tsanawiyah Dituntut Adaptif di Era Kecerdasan Buatan AI

Rica Irma Dhiyanti - Coach • Trainer • Konselor • Mediator 30 September 2026
Trainer dan narasumber, Rica Irma Dhiyanti, menyampaikan materi integritas, mengelola perubahan, serta perencanaan dan pengorganisasian dalam Post Assessment Polda Kepri 2026 di hotel AP Premier Jodoh Batam

40 Personel Polda Kepri Jalani Post Assessment, Integritas dan Kompetensi Manajerial Jadi Sorotan

Rica Irma Dhiyanti - Coach • Trainer • Konselor • Mediator 29 September 2026
Tim sepakbola Batam mendapat pembekalan dan motivasi dari Rica Irma Dhiyanti sebagai bekal untuk membangun semangat, kekompakan, dan mental juara

Mental, Disiplin, dan Kekompakan Digeber: Batam Bersiap Tempur di PORPROV 2026

Rica Irma Dhiyanti - Coach • Trainer • Konselor • Mediator 26 September 2026

Copyright ©2026 Konseling Profesional Indonesia - Rica Irma Dhiyanti


main version