40 Personel Polda Kepri Jalani Post Assessment, Integritas dan Kompetensi Manajerial Jadi Sorotan

Trainer dan narasumber, Rica Irma Dhiyanti, menyampaikan materi integritas, mengelola perubahan, serta perencanaan dan pengorganisasian dalam Post Assessment Polda Kepri 2026 di hotel AP Premier Jodoh Batam

40 Personel Polda Kepri Jalani Post Assessment, Integritas dan Kompetensi Manajerial Jadi Sorotan

Rica Irma Dhiyanti - Coach • Trainer • Konselor • Mediator Berita 29 September 2026

BATAM — Sebanyak 40 personel Polri di wilayah Polda Kepri mengikuti Post Assessment Tahun Anggaran 2026, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan digelar Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kepri di hotel AP Premier Batam, Jalan Duyung, Sungai Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Batam.

Para peserta sebelumnya telah mengikuti Assessment Center Polda Kepri Tahun Anggaran 2026.

Assessment tersebut mencakup tiga kelompok. Yakni Assessment Center jabatan Kasiwas, Assessment Center jabatan Kapolsek, dan promosi jabatan terbuka Kabag SDM Polres Bintan.

Peserta berasal dari berbagai satuan kerja. Di antaranya Polda Kepri, Polresta Barelang, Polresta Tanjungpinang, Polres Bintan, Polres Karimun, dan Polres Lingga.

“Mereka terdiri dari Kasiwas, Kapolsek, Wakapolsek, Kasat, pejabat pada fungsi SDM, hingga sejumlah jabatan lain di lingkungan Polda Kepri dan jajaran,” ujar AKP Nanda Ajeng Agustiningsih, tim panitia.

Post Assessment menjadi tahap lanjutan untuk memperkuat kompetensi manajerial personel setelah mengikuti Assessment Center.

Dalam kegiatan ini, Polda Kepri melibatkan Rica Irma Dhiyanti, S.Kom., S.H., M.Si., C.Ht., sebagai trainer dan narasumber.

“Kami diminta menyampaikan tiga materi integritas, mengelola perubahan, dan perencanaan dan pengorganisasian. Semoga sesuai dengan permintaan,” ujar Rica Irma Dhiyanti.

Materi integritas diberikan pukul 09.30–10.30 WIB. Materi mengelola perubahan berlangsung pukul 10.30–11.30 WIB.

Selanjutnya, Rica memberikan materi perencanaan dan pengorganisasian pada pukul 11.30–12.30 WIB.

Dalam materi integritas, peserta mendapat penguatan mengenai sikap terbuka, nilai, norma, dan etika organisasi.

Kompetensi ini juga menekankan konsistensi dalam menjalankan prinsip organisasi.

Materi mengelola perubahan membahas kemampuan menyesuaikan diri terhadap perubahan.

Kompetensi itu juga mencakup kemampuan mendorong orang lain dan memimpin perubahan.

Sementara itu, perencanaan dan pengorganisasian berkaitan dengan kemampuan menyusun rencana kerja.

Materi tersebut mencakup penetapan target, penentuan prioritas, serta pengorganisasian sumber daya.

Rangkaian kegiatan tidak berhenti pada tiga materi tersebut. Peserta juga mengikuti sesi tim building dan problem solving.

Sesi ini membahas empat kompetensi, yaitu integritas, mengelola perubahan, perencanaan dan pengorganisasian, serta komunikasi.

Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, gladi bersih, pembukaan, dan foto bersama.

Peserta kemudian mengikuti seluruh rangkaian materi hingga sesi penutupan. Peserta mengenakan batik lengan panjang selama kegiatan.

Biro SDM Polda Kepri menyelenggarakan Post Assessment tersebut sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi manajerial personel Polri hasil Assessment Center Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan dijadwalkan berlangsung hingga pukul 15.00 WIB. Penutupan diikuti peserta, panitia, dan narasumber.

Salah satu peserta, Kapolsek Bengkong Batam, AKP Tigor Dabarita SH mengatakan materi yang disampaikan cukup bagus dan bisa digunakan seorang pemimpin.

Setidaknya setingkat Kapolsek? Mengapa, lanjut AKP Tigor Dabarita SH, hal ini terkait dengan pelayanan masyarakat di tingkat kecamatan.

“Kalau kita tidak memahami bagaimana sifat karaketer anggota ini dan persoalan di kecamatan ini, kita tidak bisa mendeteksi dan mencari solusi atau solutif terkait permasalahan di masyarakat,” ujar AKP Tigor Dabarita di sela-sela acara.

Ia juga berpesan untuk menjadi pemimpin yang baik harus tetap belajar. Sedangkan Kapolsek Nongsa, AKP Eko Chandra SIK SH MM juga menyampaikan rasa sukacitanya dalam kegiatan ini.

Menurut AKP Eko Chandra, ini namanya pembelajaran yang bekelanjutan. Tentu saja ini membawa dampak yang sangat positif untuk setiap anggota kepolisian.

“Semua ini para pemimpin, jadi kita harus tetap belajar dan terus belajar tidak boleh pernah berhenti supaya menjadi lebih baik dan bijaksana,” ujar AKP Eko Chandra.

  • Berita
Previous article: Tak Cukup Modal Rajin Saja, Guru Madrasah Tsanawiyah Dituntut Adaptif di Era Kecerdasan Buatan AI Prev Next article: Mental, Disiplin, dan Kekompakan Digeber: Batam Bersiap Tempur di PORPROV 2026 Next

Related Articles

Narasumber Dr. Rica Irma D menyampaikan materi dalam Seminar Peningkatan Motivasi dan Etos Kerja Guru dan Tenaga Kependidikan di Aula MTsN Karimun

Guru MTsN Karimun Diminta Tak Sekadar Mengajar, Kemenag Karimun Tekankan Etos Kerja Berdampak

Rica Irma Dhiyanti - Coach • Trainer • Konselor • Mediator 04 October 2026
Narasumber berfoto bersama peserta seminar usai kegiatan peningkatan motivasi dan etos kerja guru serta tenaga tata usaha madrasah di MTsN Karimun, Rabu (30/9/2026)

Tak Cukup Modal Rajin Saja, Guru Madrasah Tsanawiyah Dituntut Adaptif di Era Kecerdasan Buatan AI

Rica Irma Dhiyanti - Coach • Trainer • Konselor • Mediator 30 September 2026
Tim sepakbola Batam mendapat pembekalan dan motivasi dari Rica Irma Dhiyanti sebagai bekal untuk membangun semangat, kekompakan, dan mental juara

Mental, Disiplin, dan Kekompakan Digeber: Batam Bersiap Tempur di PORPROV 2026

Rica Irma Dhiyanti - Coach • Trainer • Konselor • Mediator 26 September 2026

Copyright ©2026 Konseling Profesional Indonesia - Rica Irma Dhiyanti


main version