Bagaimana Jika Ibu Mertua Selalu Ikut Campur Urusan Keluarga Kami?

Bagaimana Jika Ibu Mertua Selalu Ikut Campur Urusan Keluarga Kami?

Pertanyaan:

Bagaimana Jika Ibu Mertua Selalu Ikut Campur Urusan Keluarga Kami?

Saya merasa sangat tertekan karena setiap suami berangkat kerja, ibu mertua sering ikut campur urusan rumah tangga kami, dari hal kecil sampai besar, bahkan cenderung membela suami walau ia salah. Saya merasa tidak punya ruang sebagai istri, suami sering diam saja, dan saya bingung harus bersikap bagaimana tanpa dianggap durhaka atau memicu konflik. Bagaimana konseling memandang kondisi ini dan apa yang sebaiknya saya lakukan?

Jawaban:

Bersikap Tegas Kepada Mertua Bukan Sebuah Tindakan Perlawanan

Terima kasih telah berbagi. Dalam perspektif konseling, kondisi ini dipahami sebagai masalah batas hubungan dalam pernikahan dan kurangnya dukungan pasangan, bukan sekadar persoalan mertua. Sangat wajar jika Anda merasa sedih, lelah, marah, dan tidak dihargai. Perasaan tersebut adalah respons alami ketika seseorang merasa kehilangan ruang dan dukungan dalam rumah tangga.

Konseling memandang bahwa akar masalah biasanya terjadi karena peran suami belum sepenuhnya bergeser dari “anak” menjadi “suami”. Orang tua masih merasa bertanggung jawab, budaya keluarga terbiasa melibatkan orang tua dalam urusan rumah tangga, dan suami belum menetapkan batas yang jelas. Akibatnya, mertua merasa memiliki izin untuk terus ikut campur, sementara istri merasa sendirian dalam pernikahan.

Apakah harus melawan mertua? Dalam konseling, yang perlu menetapkan batas utama adalah suami, bukan istri. Orang tua lebih mudah menerima batas dari anaknya sendiri, sedangkan jika istri yang menegur langsung, sering disalahartikan sebagai menyerang atau sikap tidak hormat. Karena itu, fokus utama adalah membangun komunikasi sehat dengan suami terlebih dahulu.

Konseling membantu Anda berbicara dengan suami menggunakan bahasa perasaan, bukan menyalahkan. Misalnya dengan mengatakan bahwa Anda merasa sedih dan tidak didukung ketika masalah rumah tangga dibicarakan dengan orang tua tanpa kesepakatan bersama. Anda dapat menyampaikan kebutuhan secara jelas, seperti keinginan menyelesaikan masalah berdua dulu, berharap suami berdiri di pihak keluarga inti.

Kemudian membuat kesepakatan batas hal-hal yang tidak perlu dibahas dengan orang tua. Ini bukanlah tindakan melawan orang tua, tetapi melindungi pernikahan Anda berdua. Jika mertua tetap ikut campur, respon yang dianjurkan adalah sopan santun namun lugas dan tegas. Misalnya mengucapkan terima kasih atas saran dan menyampaikan bahwa Anda dan suami akan mendiskusikannya berdua dahulu. 

Sikap yang konsisten, tenang, dan tidak emosional membantu menciptakan batas yang sehat tanpa menimbulkan konflik terbuka. Konseling juga menekankan pentingnya mengelola emosi pribadi. Ledakan emosi biasanya terjadi karena terlalu lama memendam perasaan. Anda dapat belajar menunda respon saat emosi tinggi, memilih waktu tenang untuk berbicara, dan fokus pada solusi, bukan kemenangan.

Tujuan akhir konseling bukan mengalahkan mertua atau memisahkan suami dari ibunya, melainkan menciptakan batas sehat antara keluarga inti dan keluarga besar. Orang tua tetap dihormati, namun keputusan rumah tangga tetap menjadi milik pasangan. Konseling membantu Anda menata emosi, memperkuat komunikasi pasangan, dan membangun batas yang konsisten agar pernikahan dapat berjalan lebih sehat dan seimbang.

Related Articles

Pertanyaan Umum Layanan Konseling Profesional Rica Irma Dhiyanti

Pertanyaan Umum Layanan Konseling Profesional Rica Irma Dhiyanti

Konseling Rumah Tangga: Mengapa Konseling Prakawin Penting Walau Sudah Saling Mencintai?

Konseling Rumah Tangga: Mengapa Konseling Prakawin Penting Walau Sudah Saling Mencintai?

Konseling Rumah Tangga: Bagaimana Menghadapi Krisis Kepercayaan dalam Perkawinan

Konseling Rumah Tangga: Bagaimana Menghadapi Krisis Kepercayaan dalam Perkawinan?

The Marriage

Marriage counseling helps married couples work through challenges in their relationship. It focuses on important issues like finances, parenting, and major life changes that affect married partners differently than dating couples. A licensed couples therapist guides couples to improve communication, solve problems, and strengthen their bond. Unlike individual therapy, marriage counseling looks at relationship patterns and shared challenges. It also focuses on commitment and building a strong future together

The Goals

Marriage counseling helps couples improve communication, resolve conflicts, and rebuild intimacy. Licensed therapists work with both partners to identify negative patterns, practice active listening, and create positive interactions that strengthen the relationship. The goal is to help husbands and wives communicate openly, reconnect emotionally, and develop a stronger bond. Counseling also encourages ongoing effort, understanding, and intentional actions to build a healthy, lasting partnership together, happily, successfully

The Types

In-person therapy, traditional sessions let therapists observe body language and guide partner communication. Online counseling is convenient, especially for couples with busy schedules or limited options. Secure video calls, like via Zoom, can be as effective as in-person sessions. Intensive retreats provide focused, immersive work on relationship issues. These options help couples choose the format that best fits their schedule, comfort, and goals, while supporting improved communication and stronger connections

20% OFF

Endless Happiness

Rica Irma Dhiyanti
Rp52.000 Rp65.000
 

Buku ini membimbing pembaca memahami berbagai “ranjau kehidupan” yang sering menghambat perjalanan menuju kebahagiaan. Dengan membangun kapasitas diri dan pola pikir yang tepat, seseorang dapat melangkah lebih bijaksana dalam mengambil keputusan.

Deskripsi

 

Kebahagiaan terletak di setiap sudut kehidupan. Namun, banyak ranjau-ranjau yang mengintai dan siap menjebak Anda di sepanjang perjalanan hidup.

Melalui buku ini, Anda akan dibimbing untuk mewaspadai berbagai ranjau kehidupan dan melangkah menuju hamparan rumput hijau kebahagiaan.

Informasi Buku

 
Bahasa : Indonesia
Tanggal Rilis : 04 Februari 2026
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Halaman : 188 Halaman
Penulis : Rica Irma Dhiyanti
Format : EPUB

Menjadi Diri Sendiri – 90 Hari Upgrade Diri

Rica Irma D.
 

Buku ekslusif panduan transformasi diri selama 90 hari untuk membantu Anda mengenal potensi, memperkuat mental & emosi, serta melangkah menuju versi terbaik diri Anda.

Deskripsi

 

Menjadi diri sendiri adalah perjalanan, bukan tujuan instan. Banyak orang ingin berubah, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana, bingung memahami potensi diri, dan terjebak dalam kebiasaan lama yang menahan langkah mereka. Perubahan besar tidak terjadi dalam semalam. Tetapi dalam 90 hari, Anda bisa memulai transformasi yang mengubah hidup selamanya.

Informasi Buku

 
Judul : Menjadi Diri Sendiri – 90 HUD
Bahasa : Indonesia
Format : Cetak
Program : 90 Hari Bertransformasi
Penulis : Rica Irma D.
Kategori : Pengembangan Diri

Perceraian & Dampak Psikologis Terhadap Anak

Health & Beauty – Sehat Mental dengan Self Hipnosis

Bahaya Kecanduan Gadget dan Game Online Pada Anak

Alamat Praktik

 
Perumahan Villa Sampurna II
Kel. Tiban Baru, Kec. Sekupang
Batam, Kepulauan Riau

Jam Layanan

 
◇ Senin–Minggu 07.30–20.30 WIB
◇ Harus dengan perjanjian

Durasi Sesi

 
◇ Konsultasi 10 menit
◇ Tes STIFIn 20 menit
◇ Konseling 60 menit
◇ Tambahan 30 menit

Jenis Layanan

 
◇ Online & Offline
◇ Undangan privat
◇ Konseling di kantor
◇ Konseling di luar
◇ Zoom, Google Meet, dllnya

Pendaftaran

 
◇ Mengisi pendaftaran
◇ Bayar DP/pelunasan

Pembayaran

 
◇ BCA 807-081-6734
◇ Rica Irma Dhiyanti
◇ Konfirmasi Transfer
◇ Dana Diterima
◇ Penjadwalan Anda
◇ Konseling Dimulai

Ketentuan

 
Silakan membaca seluruh informasi dalam website ini sebelum menghubungi kami.

Alamat, durasi, biaya, dllnya sudah tersedia.

Pertanyaan yang sudah tercantum tidak akan ditanggapi melalu pesan pribadi.

Rica Irma Dhiyanti | Copyright © 2000 - All Rights Reserved | SEO Manager and Website Development by Yayasan An Nubuwwah Batam